Sejarah Qutaibah Bin Muslim dan Syiar Islam Wilayah Timur Sungai Jaihun

Sejarah Qutaibah Bin Muslim dan Syiar Islam Wilayah Timur Sungai Jaihun
Sejarah Qutaibah Bin Muslim dan Syiar Islam Wilayah Timur Sungai Jaihun

Qutaibah bin Muslim merupakan salah satu panglima Muslim dalam sejarah Islam. Qutaibah bin Muslim dilantik oleh Al Hajjaj bin Yusuf Ats Tsaqafi sebagai pimpinan wilayah Khurasan pada tahun 86 Hijriyah. pada waktu itu Al-Hajjaj sebagai Gubernur untuk wilayah Iraq,Persia dan Khurasan di masa kekuasaan Khalifah Al Walid bin Abdul Malik dinasti Umayyah.

Qutaibah memiliki kecakapan dan kelihaian dalam berperang, sehingga beliau menjadi teladan. nama beliau mampu membuat gentar musuh sehingga kekuasaan mereka untuk menyerah.

Pada tahun 86 H, Qutaibah menuju Balkha untuk menyerangnya. Para kepala distrik dan pembesar kota ini menyambutnya, kemudian mengiringinya dalam keadaan taat tanpa perlawanan. Ketika telah menyebrangi sungai, Qutaibah ditemui oleh penguasa Shagani dalam keadaan tunduk dan patuh. Pembesar negeri ini memberinya banyak hadiah dan menyerahkan negerinya kepada Qutaibah. Setelah itu beliau menaklukan Kota Baikundi.

Pada tahun 87 H, Panglima Qutaibah terus melanjutkan upaya syiar islam dan senantiasa mendapat kemenangan samapi kemudian berhasil menguasai Bukhara dan Samarkhand. Sebelum tahun 93 H, beliau telah berhasil menaklukan Kasyan, ibu kota negeri Farghanah.

Atas prestasinya tersebut, Qutaibah telah mendapat perhatian dari Khalifah Al Walid Bin Abdul Malik. sehingga sang Khalifah menyuratinya, sebagian isinya sebagai berikut :

“Amirul Mukminin telah mengetahui betapa beratnya ujian yang anda alami dan betapa besar upayamu dalam berjihad melawan musuh-musuh Islam. Amirul Mukminin mengangkat pangkat dan memberimu tanda jasa yang setimpal. Oleh Karena itu sempurnakanlah ekspedisi perangmu dan nantikanlah pahala dari Rabbmu. Jangalah engkau lupa menulis balasan kepada amirul mukminin sehingga seakan-akan aku dapat melihat negeri dan medan pertempuran yang engkau berada disana”

Surat Khalifah Al Walid itu telah membuat Qutaibah semakin terdorong melanjutkan Syiar Islam sehingga dapat mencapai perbatasan Cina dan berhasil menaklukan wilayah Kasyghar. serta dapat membuat penguasanya membayar jizyah kepada kekhalifahan. setelah itu beliau kembali ke daerah Khurasan.

(sumber : Majalah Al Mawaddah Vol 84 tahun 1436 Hijriyah, hal 43)

Artikel Terkait :

Kebenaran datangnya dari Allah SWT, Kesalahan datangnya dari saya. 

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan andasilahkan bagikan ke orang lain (share), berkomentar dan baca artikel lainnya Atau anda bisa mendapatkan artikel terbaru di Blog Khazanah Islam dengan cara masukkan email anda di Form di bagian paling bawah artikel ini .Terima kasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sejarah Qutaibah Bin Muslim dan Syiar Islam Wilayah Timur Sungai Jaihun"

Post a Comment